<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>.: Adit279's Weblog :.</title>
	<atom:link href="http://adit279.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adit279.wordpress.com</link>
	<description>Knowledge is power but character is more</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Jan 2011 02:50:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='adit279.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>.: Adit279's Weblog :.</title>
		<link>http://adit279.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://adit279.wordpress.com/osd.xml" title=".: Adit279&#039;s Weblog :." />
	<atom:link rel='hub' href='http://adit279.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Implementasi Algoritma A* Pada Permasalahan Optimasi Solusi Dynamic Water Jug</title>
		<link>http://adit279.wordpress.com/2008/12/04/implementasi-algoritma-a-pada-permasalahan-optimasi-solusi-dynamic-water-jug/</link>
		<comments>http://adit279.wordpress.com/2008/12/04/implementasi-algoritma-a-pada-permasalahan-optimasi-solusi-dynamic-water-jug/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 05:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adit279</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adit279.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[1. PENDAHULUAN Algoritma dapat dikatakan sebagai urutan langkah-langkah logis yang sistematis dalam mencari suatu solusi dari suatu permasalahan yang ada. Pada program komputer, algoritma terdiri dari sekumpulan langkah-langkah untuk mencapai suatu tujuan, seperti logika if-then-else maupun pengulangan suatu tindakan atau langkah dengan loop. Begitu pula jika kita ingin mensimulasikan penyelesaian masalah water jug di komputer, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adit279.wordpress.com&amp;blog=2034363&amp;post=62&amp;subd=adit279&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>1. PENDAHULUAN</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Algoritma dapat dikatakan sebagai urutan langkah-langkah logis yang sistematis dalam mencari suatu solusi dari suatu permasalahan yang ada. Pada program komputer, algoritma terdiri dari sekumpulan langkah-langkah untuk mencapai suatu tujuan, seperti logika <em>if-then-else</em> maupun pengulangan suatu tindakan atau langkah dengan <em>loop</em>. Begitu pula jika kita ingin mensimulasikan penyelesaian masalah <em>water jug</em> di komputer, maka diperlukan juga algoritma yang tepat agar masalah dapat ditangani se-efisien mungkin.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Water jug</em> merupakan salah satu permasalah klasik yang sudah ada sejak lama dan kadang-kadang masih terjadi dalam kehidupan manusia sekarang. Masalah <em>water jug</em> dapat dibayangkan dengan suatu tujuan mengisi sebuah wadah yang diketahui kapasitasnya dengan air secara tepat penuh menggunakan dua atau lebih wadah lain yang juga telah diketahui kapasitasnya tetapi tidak mempunyai ukuran takaran. Dalam implementasinya, mungkin tidak ada solusi atau bahkan akan ada lebih dari satu solusi untuk menyesaikan masalah <em>water ju</em>g tersebut. Memang sering kali terdapat banyak cara untuk menyelesaikan suatu masalah, akan tetapi dari sekian cara tersebut, memilih manakah yang paling optimal akan memerlukan suatu cara tersendiri.</p>
<p><span id="more-62"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Misalkan kita ingin mengisi penuh wadah C yang berkapasitas 1 liter dengan air dari kolam dengan menggunakan dua wadah lainnya yaitu wadah A dan wadah B yang kapasitasnya masing-masing adalah 3 liter dan 4 liter. Maka akan ada beberapa alternatif cara yang diantaranya sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;">1)   Alternatif 1</p>
<p style="text-align:justify;">-  Awalnya semua wadah kosong</p>
<p style="text-align:justify;">-  Isi air ke wadah A sampai penuh</p>
<p style="text-align:justify;">-  Tuangkan semua air dari wadah A ke wadah B</p>
<p style="text-align:justify;">-  Isi kembali wadah A sampai penuh</p>
<p style="text-align:justify;">-  Tuangkan sebagian isi wadah A ke wadah B sampai wadah B penuh</p>
<p style="text-align:justify;">-  Kosongkan wadah A</p>
<p style="text-align:justify;">-  Tuangkan sebagian isi wadah B ke wadah A sampai wadah A penuh</p>
<p style="text-align:justify;">-  Tuangkan sisa air di wadah B ke wadah C</p>
<p style="text-align:justify;">-  Akan didapat tepat 1 liter pada wadah C</p>
<p style="text-align:justify;">2)   Alternatif 2</p>
<p style="text-align:justify;">-  Awalnya semua wadah kosong</p>
<p style="text-align:justify;">-  Isikan air ke wadah B sampai penuh</p>
<p style="text-align:justify;">-  Tuangkan sebagian isi wadah B ke wadah A sampai wadah A penuh</p>
<p style="text-align:justify;">-  Tuangkan sisa air di wadah B ke wadah C</p>
<p style="text-align:justify;">-  Akan didapat tepat 1 liter pada wadah C</p>
<p style="text-align:justify;">Dari kedua alternatif tersebut manakah yang lebih optimal dari segi usaha yang kita lakukan? Dalam hal inilah algoritma A* diperlukan dalam mencari solusi dengan upaya seoptimal mungkin.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.       LANDASAN TEORI</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.1 </strong><strong>Sekilas tentang algoritma A*</strong><strong><em></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Algoritma A* menyelesaikan masalah yang menggunakan graf untuk perluasan ruang statusnya. Dengan menerapkan suatu heuristik, algoritma ini membuang langkah-langkah yang tidak perlu dengan pertimbangan bahwa langkah-langkah yang dibuang sudah pasti merupakan langkah yang tidak akan mencapai solusi yang diinginkan. Algoritma A* membangkitkan simpul yang paling mendekati solusi. Simpul ini kemudian disimpan suksesornya ke dalam list sesuai dengan urutan yang paling mendekati solusi terbaik. Kemudian, simpul pertama pada list diambil, dibangkitkan suksesornya dan kemudian suksesor ini disimpan ke dalam list sesuai dengan urutan yang terbaik untuk solusi.</p>
<p style="text-align:justify;">Algoritma ini akan mengunjungi secara mendalam (mirip DFS) selama simpul tersebut merupakan simpul yang terbaik. Jika simpul yang sedang dikunjungi ternyata tidak mengarah kepada solusi yang diinginkan, maka akan melakukan runut balik ke arah simpul akar untuk mencari simpul anak lainnya yang lebih menjanjikan dari pada simpul yang terakhir dikunjungi. Bila tidak ada juga, maka akan terus mengulang mencari ke arah simpul akar sampai ditemukan simpul yang lebih baik untuk dibangkitkan suksesornya. Strategi ini berkebalikan dengan algoritma DFS yang mencari sampai kedalaman yang terdalam sampai tidak ada lagi suksesor yang bisa dibangkitkan sebelum melakukan runut balik, dan BFS yang tidak akan melakukan pencarian secara mendalam sebelum pencarian secara melebar selesai. A* baru berhenti ketika mendapatkan solusi yang dianggap solusi terbaik.</p>
<p style="text-align:justify;">Algoritma A* menggabungkan jarak estimasi/heuristik [h(n)] dan jarak sesungguhnya/cost [g(n)] dalam membantu penyelesaian persoalan. Heuristik adalah nilai yang memberi harga pada tiap simpul yang memandu A* mendapatkan solusi yang diinginkan. Dengan heuristik, maka A* pasti akan mendapatkan solusi (jika memang ada solusinya). Dengan kata lain, heuristik adalah fungsi optimasi yang menjadikan algoritma A* lebih baik dari pada algoritma lainnya. Namun heuristik masih merupakan estimasi/perkiraan biasa saja. Sama sekali tidak ada rumus khususnya. Artinya, setiap kasus memiliki fungsi heuristik yang berbeda-beda.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1.2 </strong><strong>Analisis Penyelesaian <em>Water Jug</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum masuk ke penyelesaian, perlu diingat bahwa kondisi awal persoalan <em>water jug </em> ini adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;">-          Terdapat 3 wadah, yaitu wadah 3 liter, 4 liter, dan 1 liter</p>
<p style="text-align:justify;">-          Diminta untuk mengisikan air ke wadah yang 1 liter secara tepat penuh dengan menggunakan dua wadah lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">-          Diasumsikan sumber air dari kolam tidak terbatas</p>
<p style="text-align:justify;">Umumnya sering kali terdapat lebih dari satu solusi di dalam penyelesaian suatu kasus <em>water jug,</em> tetapi dalam konteks kali ini, yang diminta adalah solusi terbaik dari sekian solusi yang ada. Jadi pada dasarnya adalah memilih satu dari seluruh kemungkinan solusi yang ada. Hal ini berkaitan dengan ekspansi <em>node-node suksesor</em> dari <em>node</em> atau status yang sekarang sedang terjadi, yang melibatkan sejumlah aturan yang khusus yang akan dijalankan jika kondisi sekarang memenuhi. Aturan tersebut dapat diibaratkan sebagai suatu tindakan yang mungkin untuk dilakukan seandainya suatu kondisi terjadi, sebagai contoh, semisalkan sekarang semua wadah sedang kosong maka berlaku aturan berikut, &#8220;Saat wadah A kosong, maka isi ulang sampai penuh&#8221; atau &#8220;Isi wadah B sampai penuh&#8221;. Begitu pula semisal kondisi lainnya sekarang sedang terjadi, seperti sekarang wadah B penuh dan wadah A kosong, maka akan ada sejumlah aturan atau <em>rule</em> yang digunakan untuk meng-<em>expand</em> <em>state-state</em> selanjutnya yang mungkin bisa dilakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut adalah sejumlah aturan yang mungkin terjadi dalam kasus <em>water jug</em> kali ini, yang akan digunakan sebagai aturan untuk meng-<em>expand</em> suksesor suatu <em>state</em>:</p>
<table style="text-align:justify;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="586">
<tbody>
<tr>
<td width="24" valign="bottom">
<p align="center"><strong>No</strong></p>
</td>
<td width="184" valign="bottom">
<p align="center"><strong><em>State</em></strong></p>
</td>
<td width="94" valign="bottom">
<p align="center"><strong><em>Next state</em></strong></p>
</td>
<td width="284" valign="bottom">
<p align="center"><strong>Deskripsi</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="24">
<p align="center">1</p>
</td>
<td width="184">
<p align="center">(x,y) if x = 0</p>
</td>
<td width="94">
<p align="center">(3, y, z)</p>
</td>
<td width="284">
<p align="center">isi wadah A sampai penuh</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="24">
<p align="center">2</p>
</td>
<td width="184">
<p align="center">(x,y) if y = 4</p>
</td>
<td width="94">
<p align="center">(x, 4, z)</p>
</td>
<td width="284">
<p align="center">isi wadah B sampai penuh</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="24">
<p align="center">3</p>
</td>
<td width="184">
<p align="center">(x, y) if x &lt;= 1 and x != 0</p>
</td>
<td width="94">
<p align="center">(0, y, (x))</p>
</td>
<td width="284">
<p align="center">Tuangkan seluruh isi wadah A</p>
<p align="center">ke wadah C</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="24">
<p align="center">4</p>
</td>
<td width="184">
<p align="center">(x, y) if y &lt;= 1 and y != 0</p>
</td>
<td width="94">
<p align="center">(x, 0, (y))</p>
</td>
<td width="284">
<p align="center">Tuangkan seluruh isi wadah B</p>
<p align="center">ke wadah C</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="24">
<p align="center">5</p>
</td>
<td width="184">
<p align="center">(x,y) if x+y &gt;= 3 and y &gt;0</p>
</td>
<td width="94">
<p align="center">(3, y-(3-x), z)</p>
</td>
<td width="284">
<p align="center">Tuangkan isi wadah B ke wadah A sampai wadah A penuh</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="24">
<p align="center">6</p>
</td>
<td width="184">
<p align="center">(x, y) if x+y &gt;= 4 and x&gt;0</p>
</td>
<td width="94">
<p align="center">(x-(4-y), 4, z)</p>
</td>
<td width="284">
<p align="center">Tuangkan isi wadah A ke wadah B sampai wadah B penuh</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="24">
<p align="center">7</p>
</td>
<td width="184">
<p align="center">(x, y) if x+y &lt;= 3 and y&gt;0</p>
</td>
<td width="94">
<p align="center">(x+y, 0, z)</p>
</td>
<td width="284">
<p align="center">Tuangkan seluruh isi wadah B</p>
<p align="center">ke wadah A</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="24">
<p align="center">8</p>
</td>
<td width="184">
<p align="center">(x, y) if x+y &lt;= 4 and x&gt;0</p>
</td>
<td width="94">
<p align="center">(0, x+y, z)</p>
</td>
<td width="284">
<p align="center">Tuangkan seluruh isi wadah A</p>
<p align="center">ke wadah B</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="24">
<p align="center">9</p>
</td>
<td width="184">
<p align="center">(x,y) if x= 3</p>
</td>
<td width="94">
<p align="center">(0, y, z)</p>
</td>
<td width="284">
<p align="center">kosongkan wadah A</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="24">
<p align="center">10</p>
</td>
<td width="184">
<p align="center">(x,y) if y = 4</p>
</td>
<td width="94">
<p align="center">(x, 0, z)</p>
</td>
<td width="284">
<p align="center">kosongkan wadah B</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Tabel 1 Aturan Produksi Water Jug</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai gambaran dalam bentuk <em>tree-search</em> adalah sebagaimana yang akan ditunjukkan oleh gambar berikut:</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adit279.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adit279.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adit279.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adit279.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adit279.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adit279.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adit279.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adit279.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adit279.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adit279.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adit279.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adit279.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adit279.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adit279.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adit279.wordpress.com&amp;blog=2034363&amp;post=62&amp;subd=adit279&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adit279.wordpress.com/2008/12/04/implementasi-algoritma-a-pada-permasalahan-optimasi-solusi-dynamic-water-jug/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/888e1059b6c8786802e65d044cef40a7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adit279</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Manajemen Nasional (SISMENNAS)</title>
		<link>http://adit279.wordpress.com/2008/12/04/sistem-manajemen-nasional/</link>
		<comments>http://adit279.wordpress.com/2008/12/04/sistem-manajemen-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 02:39:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adit279</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Kewarganegaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Sismennas]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Manajemen Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adit279.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Politik merupakan cara untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan politik bangsa Indonesia telah tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Tujuan politik bangsa Indonesia harus dapat dirasakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adit279.wordpress.com&amp;blog=2034363&amp;post=55&amp;subd=adit279&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  IN X-NONE X-NONE                            &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;} a:link, span.MsoHyperlink 	{mso-style-priority:99; 	color:blue; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	color:purple; 	mso-themecolor:followedhyperlink; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	mso-pagination:none; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	mso-pagination:none; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	mso-pagination:none; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	mso-pagination:none; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:110711738; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1073180674 69271569 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;} @list l0:level1 	{mso-level-text:"%1\)"; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} @list l1 	{mso-list-id:873810708; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1018294956 -1400966986 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;} @list l1:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-weight:bold;} @list l2 	{mso-list-id:1844665466; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1509508342 2103082292 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-weight:bold; 	mso-ansi-font-style:italic;} @list l3 	{mso-list-id:1924800696; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-801841818 69271569 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;} @list l3:level1 	{mso-level-text:"%1\)"; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:64.35pt; 	text-indent:-18.0pt;} @list l4 	{mso-list-id:2066249301; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1175010030 69271569 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579 69271567 69271577 69271579;} @list l4:level1 	{mso-level-text:"%1\)"; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-top:6pt;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Politik merupakan cara untuk </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan politik <span style="letter-spacing:-.15pt;">bangsa Indonesia telah tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu </span><span style="letter-spacing:-.05pt;">melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan </span>bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Tujuan politik <span style="letter-spacing:-.1pt;">bangsa Indonesia harus dapat dirasakan oleh rakyat Indonesia. Untuk </span>itu, pembangunan di segala bidang perlu dilakukan. Dengan demikian, politik pembangunan nasional harus berpedoman pada pembukaan UUD 1945 alinea ke-4.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-top:6pt;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Politik dan strategi nasional dalam aturan ketatanegaraan selama ini dituangkan dalam bentuk GBHN yang ditetapkan oleh MPR.</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Se</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">lanjutnya, pelaksanaannya dilaksanakan oleh presiden/</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Mandataris <span style="letter-spacing:-.05pt;">MPR. GBHN pada dasarnya merupakan haluan negara tentang</span></span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">pem</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">bangunan nasional yang ditetapkan setiap lima tahun dengan</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">mem<span style="letter-spacing:-.15pt;">pertimbangkan perkembangan dan tingkat kemajuan kehidupan rakyat </span><span style="letter-spacing:-.2pt;">dan bangsa Indonesia. Pelaksanaannya dituangkan dalam pokok-pokok </span><span style="letter-spacing:-.05pt;">kebijaksanaan pelaksanaan pembangunan nasional yang ditentukan oleh presiden sebagai mandataris MPR dengan mendengarkan dan </span><span style="letter-spacing:-.15pt;">memperhatikan sungguh-sungguh pendapat dari lembaga tinggi negara </span>lainnya, terutama DPR. Kebijaksanaan yang telah mendapat persetujuan dari lembaga tinggi negara, khususnya DPR, merupakan <span style="letter-spacing:-.05pt;">politik pemerintah. Jadi, politik pemerintah tidak menyalahi jiwa de</span>mokrasi dan tetap berpedoman pada ketetapan MPR.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-top:6pt;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Politik pembangunan sebagai pedoman dalam pembangunan</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">nasional memerlukan keterpaduan tata nilai, struktur, dan proses. Ke</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">terpaduan tersebut merupakan himpunan usaha untuk mencapai</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">efisiensi, daya guna, dan hasil guna sebesar mungkin dalam peng</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">gunaan sumber dana dan daya nasional guna mewujudkan tujuan nasional. Karena itu, kita memerlukan sistem manajemen nasional. Sis</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">tem manajemen nasional berfungsi memadukan penyelenggaraan <span style="letter-spacing:-.2pt;">siklus kegiatan perumusan, pelaksanaan, dan pengendalian pelaksanaan </span><span style="letter-spacing:-.15pt;">kebijaksanaan. Sistem manajemen nasional memadukan seluruh upaya </span><span style="letter-spacing:-.1pt;">manajerial yang melibatkan pengambilan keputusan berkewenangan dalam rangka penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara </span>untuk mewujudkan ketertiban sosial, politik, dan administrasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-top:6pt;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"><span id="more-55"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 14.2pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Makna Pembangunan Nasional</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 14.2pt;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Pembangunan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas <span style="letter-spacing:-.05pt;">manusia dan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan dengan me</span>manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">tantangan perkembangan global. Pelaksanaannya mengacu pada kepribadian bangsa dan nilai luhur yang universal untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang berdaulat, mandiri, berkeadilan, sejahtera, maju, serta kukuh kekuatan moral dan etikanya. Tujuan pembangunan nasional itu sendiri adalah sebagai usaha untuk meningkatkan kesejahreraan seluruh bangsa Indonesia. Dan pelaksanaannya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan ranggung jawab seluruh rakyat Indonesia. Maksudnya adalah setiap warga negara Indonesia harus ikut serta dan berperan dalam melaksanakan pembangunan sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 14.2pt;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">Keikursertaan setiap warga negara dalam pembangunan nasional dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti mengikuti program wa</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">jib belajar, membayar pajak, melestarikan lingkungan hidup, mentaati </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">segala peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, menjaga ket</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">ertiban dan keamanan, dan sebagainya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 14.2pt;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Pembangunan nasional mencakup hal-hal yang bersifat lahiriah </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">maupun batiniah yang selaras, serasi, dan seimbang. Itulah sebabnya </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan manusia dan </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">masyarakat Indonesia yang seutuhnya, yakni sejahtera lahir dan batin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 14.2pt;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Pembangunan yang bersifat lahiriah dilaksanakan untuk memenuhi</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">kebutuhan hajat hidup fisik manusia, misalnya sandang, pangan, </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">perumahan, pabrik, gedung perkantoran, pengairan, sarana dan prasarana transportasi dan olahraga, dan sebagainya. Sedangkan contoh pembangunan yang bersifat batiniah adalah pembangunan <span style="letter-spacing:-.15pt;">sarana dan prasarana ibadah, pendidikan, rekreasi, hiburan, kesehatan, </span>dan sebagainya.</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Untuk mengetahui bagaimana proses pembangunan nasional itu </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">berlangsung, kita harus memahami manajemen nasional yang te-rangkai dalam sebuah sistem.</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 14.2pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Manajemen Nasional</span></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 14.2pt;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Manajemen nasional pada dasarnya merupakan sebuah sistem, se<span style="letter-spacing:-.05pt;">hingga lebih tepat jika kita menggunakan istilah &#8220;sistem manajemen </span><span style="letter-spacing:-.1pt;">nasional&#8221;. Layaknya sebuah sistem, pembahasannya bersifat</span></span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">komprehensif-strategis-integral. Orientasinya adalah pada penemuan dan pengenalan (identifikasi) faktor-faktor strategis secara menyeluruh <strong>dan </strong>terpadu. Dengan demikian sistem manajemen nasional dapat menjadi </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">kerangka dasar, landasan, pedoman dan sarana bagi perkembangan </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN-US">proses pembelajaran <em>{learning</em></span><em><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN-US"> </span></em><em><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN-US">process) </span></em><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN-US">maupun penyempurnaan fungsi </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">penyelenggaraan pemerintahan yang bersifat umum maupun pembangunan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 14.2pt;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Pada dasarnya sistem manajemen nasional merupakan perpaduan </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">antara tata nilai, struktur, dan proses untuk mencapai kehematan, <span style="letter-spacing:-.15pt;">daya guna, dan hasil guna sebesar mungkin dalam menggunakan sum</span><span style="letter-spacing:-.05pt;">ber dana dan daya nasional demi mencapai tujuan nasional. Proses </span><span style="letter-spacing:-.1pt;">penyelenggaraan yang serasi dan terpadu meliputi siklus kegiatan pe</span><span style="letter-spacing:-.25pt;">rumusan kebijaksanaan (<em>policy formulation), </em>pelaksanaan kebijaksanaan (<em>policy implementation), </em>dan penilaian hasil kebijaksanaan <em>(policy evalu</em></span><em>ation) </em>terhadap berbagai kebijaksanaan nasional.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 14.2pt;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Secara lebih sederhana, dapat dikatakan bahwa sebuah sistem se</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">kurang-kurangnya harus dapat menjelaskan unsur, struktur, proses, rungsi serta lingkungan yang mempengaruhinya.</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><!--[if !supportLists]--><strong><em><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></em></strong><!--[endif]--><strong><em><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Unsur, Struktur dan Proses</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Secara sederhana, unsur-unsur utama sistem manajemen nasional dalam bidang</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">ketatanegaraan meliputi:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 42.55pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>1)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Negara sebagai &#8220;organisasi kekuasaan&#8221; mempunyai hak dan</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">peranan atas pemilikan, pengaturan, dan pelayanan yang diper</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">lukan dalam mewujudkan cita-ci</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;">t</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">a bangsa, termasuk usaha produksi dan distribusi barang dan jasa bagi kepentingan masyarakat </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">umum <em>(public goods and services).</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 42.55pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>2)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Bangsa Indonesia sebagai unsur &#8220;Pemilik Negara&#8221; berperan dalam</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">menentukan sistem nilai dan arah/haluan/kebijaksanaan negara</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">yang digunakan sebagai landasan dan pedoman bagi</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">penyeleng</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">garaan fungsi-fungsi negara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 42.55pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>3)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN-US">Pemerintah sebagai unsur &#8220;Manajer atau P</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;">e</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN-US">nguasa&#8221; berperan dalam</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.2pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">penyelenggaraan fungsi-fungsi pemerintahan umum dan pem<span style="letter-spacing:-.15pt;">bangunan ke arah cita-cita bangsa dan kelangsungan serta pertum</span>buhan negara.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 42.55pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>4)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Masyarakat adalah unsur &#8220;Penunjang dan Pemakai&#8221; yang berperan</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">sebagai kontributor, penerima, dan konsumen bagi berbagai hasil</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">kegiatan penyelenggaraan fungsi pemerintahan tersebut di atas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Sejalan dengan pokok pikiran di atas, unsur-unsur utama <span style="letter-spacing:-.05pt;">SISMENNAS tersebut secara struktural tersusun atas empat tatanan </span><em><span style="letter-spacing:-.1pt;">(setting). </span></em><span style="letter-spacing:-.1pt;">Yang dilihat dari dalam ke luar adalah Tata Laksana Peme</span><span style="letter-spacing:-.05pt;">rintahan (TLP), Tata Administrasi Negara (TAN), Tata Politik Na</span>sional (TPN), dan Tata Kehidupan Masyarakat (TKM).</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Tata laksana dan tata administrasi pemerintahan merupakan tata</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">nan</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">dalam (<em>inner setting) </em>dari sistem manajemen national (SISMEN</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">NAS).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Dilihat dari sisi prosesnya, SISMENNAS berpusat pada satu <span style="letter-spacing:-.1pt;">rangkaian pengambilan keputusan yang berkewenangan, yang terjadi </span><span style="letter-spacing:-.05pt;">pada tatanan dalam TAN dan TLR. Kata kewenangan di sini</span></span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">mem</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">punyai konotasi bahwa keputusan-keputusan yang diambil adalah ber</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">dasarkan kewenangan yang dimiliki oleh si pemutus berdasarkan hukum. Karena itu, keputusan-keputusan itu bersifat mengikat dan</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">dapat dipaksakan (<em>compulsory) </em>dengan sanksi-sanksi atau dengan <span style="letter-spacing:-.15pt;">insentif dan disinsentif tertentu yang ditujukan kepada seluruh anggota </span><span style="letter-spacing:-.1pt;">masyarakat. Karena itu, tatanan dalam (TAN+TLP) dapat disebut</span></span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">Ta</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">tanan Pengambilan Berkewenangan (TPKB).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Penyelenggaraan TPKB memerlukan proses Arus Masuk yang <span style="letter-spacing:-.05pt;">dimulai dari TKM lewat TPN. Aspirasi dari TKM dapat berasal dari </span><span style="letter-spacing:-.2pt;">rakyat, baik secara individual maupun melalui organisasi kemasyaraka</span>tan, partai politik, kelompok penekan, organisasi kepentingan, dan <span style="letter-spacing:-.15pt;">pers. Masukan ini berintikan kepentingan Rakyat. Rangkaian kegiatan dalam TPKB menghasilkan berbagai keputusan yang terhimpun dalam </span><span style="letter-spacing:-.05pt;">proses Arus Keluar yang selanjutnya disalurkan ke TPN dan TKM. </span>Arus Keluar ini pada dasarnya merupakan tanggapan pemerintah <span style="letter-spacing:-.1pt;">terhadap berbagai tuntutan, tantangan, serta peluang dari lingkungannya.</span></span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">Keluaran tersebut pada umumnya berupa berbaeai kebiiaksanaan</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">yang lazimnya dituangkan ke dalam bentuk-bentuk perundangan/ peraturan yang sesuai dengan permasalahan dan klasifikasi <span style="letter-spacing:-.05pt;">kebijaksanaan serta instansi yang mengeluarkannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Sementara itu, terdapat suatu proses umpan balik sebagai bagian dari siklus kegiatan fungsional SISMENNAS yang menghubungkan </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Arus Keluar dengan Arus Masuk maupun dengan Tatanan Pengambil</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">an Keputusan Berkewenganan (TPKB). Dengan demikian secara prosedural SISMENNAS merupakan satu siklus yang berkesinambungan.</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><!--[if !supportLists]--><strong><em><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></em></strong><!--[endif]--><strong><em><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Fungsi Sistem Manajemen Nasional</span></em></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Fungsi di sini dikaitkan dengan pengaruh, efek atau akibat dari ter</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">selenggaranya kegiatan terpadu sebuah organisasi atau sistem dalam rangka pembenahan (adaptasi) dan penyesuaian <em>(adjustment) </em>dengan tata lingkungannya untuk memelihara kelangsungan hidup dan mencapai tujuan-tujuannya. Dalam proses melaraskan diri serta pengaruh-</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">mempengaruhi dengan lingkungan itu, SISMENNAS memiliki fungsi pokok: &#8220;pemasyarakatan politik.&#8221; Hal ini berarti bahwa segenap usaha </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">dan kegiatan SISMENNAS diarahkan pada penjaminan hak dan penertiban kewajiban rakyat. Hak rakyat pada pokoknya adalah ter</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">penuhinya berbagai kepentingan. Sedangkan kewajiban rakyat pada</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">pokoknya adalah keikutsertaan dan tanggung jawab atas terbentuknya situasi dan kondisi kewarganegaraan yang baik, di mana setiap warga negara Indonesia terdorong untuk setia kepada negara dan taat kepada </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">falsafah serta peraturan dan perundangannya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">Dalam proses Arus Masuk terdapat dua fungsi, yaitu pengenalan </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">kepentingan dan pemilihan kepemimpinan. Fungsi pengenalan kepentingan adalah untuk menemukan dan mengenali serta merumus<strong><span style="letter-spacing:-.1pt;">kan </span></strong><span style="letter-spacing:-.1pt;">berbagai permasalahan dan kebutuhan rakyat yang terdapat pada </span>struktur Tata Kehidupan Masyarakat (TKM). Di dalam Tata Politik Nasional (TPN) permasalahan dan kebutuhan tersebut diolah dan dijabarkan sebagai kepentingan nasional.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">Pemilihan kepemimpinan berfungsi memberikan masukan tentang </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">tersedianya orang-orang yang berkualitas untuk menempati berbagai </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">kedudukan dan jabatan tertentu dan menyelenggarakan berbagai tugas </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">dan pekerjaan dalam rangka TPKB.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">Pada Tatanan Pengambilan Keputusan Berkewenangan (TPKB), </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">yang merupakan inti SISMENNAS, fungsi-fungsi yang mentransformasikan kepentingan kemasyarakatan maupun kebangsaan yang bersifat politis terselenggara ke dalam bentuk-bentuk administratif untuk </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">memudahkan pelaksanaannya serta meningkatkan daya guna dan hasil </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">gunanya. Fungsi-fungsi tersebut adalah:</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 42.55pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>1)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">Perencanaan sebagai rintisan dan persiapan sebelum pelaksanaan, </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">sesuai kebijaksanaan yang dirumuskan.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 42.55pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>2)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Pengendalian sebagai pengarahan, bimbingan, dan koordinasi selama pelaksanaan.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-14.2pt;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 42.55pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span>3)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Penilaian untuk membandingkan hasil pelaksanaan dengan keinginan setelah pelaksanaan</span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">selesai.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 1cm;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">Ketiga fungsi TPKB tersebut merupakan proses pengelolaan lebih </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">lanjut secara strategis, manajerial dan operasional terhadap berbagai keputusan kebijaksanaan. Keputusan-keputusan tersebut merupakan hasil dari fungsi-fungsi yang dikemukakan sebelumnya, yaitu fungsi </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">pengenalan kepentingan dan fungsi pemilihan kepemimpinan yang ditransformasikan dari masukan politik menjadi tindakan administratif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;line-height:115%;margin:6pt 0 .0001pt 14.2pt;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">Pada aspek arus keluar, SISMENNAS diharapkan menghasilkan:</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-top:6pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:115%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.7pt;" lang="EN-US"><span>1)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Aturan, norma, patokan, pedoman, dan Iain-lain, yang secara <span style="letter-spacing:-.05pt;">singkat dapat disebut kebijaksanaan umum (<em>public policies).</em></span></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-top:6pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:115%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.7pt;" lang="EN-US"><span>2)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Penyelenggaraan, penerapan, penegakan, maupun pelaksanaan <span style="letter-spacing:-.1pt;">berbagai kebijaksanaan nasional yang lazimnya dijabarkan dalam </span>sejumlah program dan kegiatan.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-top:6pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:115%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.7pt;" lang="EN-US"><span>3)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;" lang="EN-US">Penyelesaian segala macam perselisihan, pelanggaran, dan <span style="letter-spacing:-.05pt;">penyelewengan yang timbul sehubungan dengan kebijaksanaan umum serta program tersebut dalam rangka pemeliharaan tertib </span>hukum.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-top:6pt;text-align:justify;text-indent:1cm;line-height:115%;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.15pt;" lang="EN-US">Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa pada arus keluar </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">SISMENNAS memiliki tiga fungsi utama berikut: pembuatan aturan (</span><em><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">rule making), </span></em><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.1pt;" lang="EN-US">penerapan aturan (<em>rule aplication), </em>dan penghakiman </span><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;letter-spacing:-.05pt;" lang="EN-US">aturan (<em>rule adjudication) </em>yang mengandung arti penyelesaian perselisihan berdasarkan penentuan kebenaran peraruran yang berlaku.</span></p>
<p><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:115%;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;"> </span></strong></p>
<p class="MsoListParagraph" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;line-height:115%;margin:6pt -.05pt .0001pt 0;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Referensi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;line-height:115%;margin:6pt -.05pt .0001pt 0;"><strong><span style="font-family:&quot;font-weight:normal;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:115%;"><a name="543906257442873421"></a><strong><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;">http://books.google.co.id/books?id=606SEiPPl0AC&amp;pg=RA1-PA147&amp;lpg=RA1-PA147&amp;dq=sistem+manajemen+nasional&amp;source=web&amp;ots=xkwpTJw8F0&amp;sig=L96a0ifn3yJmJloLaSKiZsldq-4&amp;hl=id&amp;sa=X&amp;oi=book_result&amp;resnum=8&amp;ct=result#PRA1-PA151,M1</span></strong><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:115%;"><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;">http://aziz-ms.blogspot.com/2007/12/tugas-komputer-dan-masyarakat.html</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"><a href="http://www.slideshare.net/Ginandjar/sistem-manajemen-nasional-dalam-tinjauan-administrasi-publik?o"><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;color:windowtext;text-decoration:none;">http://www.slideshare.net/Ginandjar/sistem-manajemen-nasional-dalam-tinjauan-administrasi-publik?o</span></a></span><span style="font-size:11pt;font-family:&quot;">rder=1</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adit279.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adit279.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adit279.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adit279.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adit279.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adit279.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adit279.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adit279.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adit279.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adit279.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adit279.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adit279.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adit279.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adit279.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adit279.wordpress.com&amp;blog=2034363&amp;post=55&amp;subd=adit279&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adit279.wordpress.com/2008/12/04/sistem-manajemen-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/888e1059b6c8786802e65d044cef40a7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adit279</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ASIC (Application Specific Integrated Circuit)</title>
		<link>http://adit279.wordpress.com/2008/12/04/asic-application-specific-integrated-circuit/</link>
		<comments>http://adit279.wordpress.com/2008/12/04/asic-application-specific-integrated-circuit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2008 01:30:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adit279</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adit279.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[ASIC (application specific integrated circuit) adalah microchip atau semikonduktor yang dirancang untuk aplikasi dengan fungsi yang sangat spesifik atau CPU untuk keperluan khusus sesuai dengan tujuan chip tersebut dibuat. ASIC biasanya digunakan pada produk elektronik seperti kamera, handycam, printer, switch dan lain-lain. Rancangan ASIC melibatkan banyak fungsi dari sebuah library dan mengintegrasikannya kedalam sebuah sirkuit, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adit279.wordpress.com&amp;blog=2034363&amp;post=51&amp;subd=adit279&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">ASIC (application specific integrated circuit) adalah microchip atau semikonduktor yang dirancang untuk aplikasi dengan fungsi yang sangat spesifik atau CPU untuk keperluan khusus sesuai dengan tujuan chip tersebut dibuat. ASIC biasanya digunakan pada produk elektronik seperti kamera, handycam, printer, switch dan lain-lain. Rancangan ASIC melibatkan banyak fungsi dari sebuah library dan mengintegrasikannya kedalam sebuah sirkuit, dan biasanya didesain dalam format full <a href="http://www.total.or.id/info.php?kk=custom%20design">custom design</a>. Dengan menggunakan format ini ada beberapa keuntungan yang didapatkan, antara lain penggunaan area yang lebih sedikit, peningkatan performa serta kemampuan pengintegrasian dengan komponen analog. ASIC modern saat ini biasanya terdiri dari processor 32-bit, blok memori seperti <a title="Read-only memory" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Read-only_memory">ROM</a>, <a title="RAM" href="http://en.wikipedia.org/wiki/RAM">RAM</a>, <a title="EEPROM" href="http://en.wikipedia.org/wiki/EEPROM">EEPROM</a>, dan <a title="Flash memory" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Flash_memory">Flash</a> serta komponen lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-51"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Prinsip Kerja</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Prinsip kerja chip ASIC pada umumnya sama dengan cara kerja IC lainnya yaitu dengan menggunakan sel logika, yang merupakan suatu entitas dalam elektronika dan matematika boolean yang mengubah satu atau beberapa masukan logik menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Sel logika biasanya diimplementasikan secara elektronis menggunakan dioda atau transistor, akan tetapi dapat pula dibangun menggunakan susunan komponen-komponen yang memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik (<em>relay</em>). Tiap-tiap sel logika mempunyai beberapa jumlah masukan. Biasanya berjumlah dua hingga 10 masukan. Sel-sel logika juga mempunyai keluaran yang berjumlah satu atau dua, tergantung dari jenis fungsinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sel logika dan komponen lainnya disusun sedemikian rupa sehingga bisa digunakan untuk keperluan khusus sesuai dengan tugas yang dikerjakannya, dan instruksi yang ditempatkan pada chip tersebut adalah instruksi yang benar-benar bermanfaat dengan tugas yang akan dilaksanakannya. Akibatnya, tentu biaya dari teknologi tersebut akan lebih rendah, baik dari segi perancangan maupaun proses pabrikasi, sehingga lebih bernilai ekonomis dan <a href="http://www.total.or.id/info.php?kk=powerful">powerful</a>.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Contoh penggunaan</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Cukup banyak chip yang menggunakan rancangan ASIC, mulai untuk pembangkit grafik pada mesin komputer hingga pengontrolan berbagai aktifitas pada kendaraan. Sebagai contoh, kita lihat chip ASIC yang digunakan untuk pengontrolan pada operasi kendaraan, kapan sebuah rem digunakan, pada roda mana, dan berapa kekuatan pengereman yang akan dilakukan. Selain itu chip ini bisa dirancang sedemikian rupa untuk dapat digunakan pada berbagai fungsi lainnya yang berkaitan dengan kendaraan tersebut, misalnya untuk pengontrolan pembakaran, polusi, keselamatan penumpang, dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, ASIC juga digunakan di switch layer 2 untuk membuat keputusan filtering. ASIC melihat alamat MAC pada table filter dan menetukan port mana yang dituju dari sebuah alamat hardware yang diterima. Frame akan diizinkan untuk melalui satu segmen itu saja. Jika alamat hardware tidak diketahui, frame akan di forward ke semua port (broadcast). Dalam implementasi jaringan, beberapa perangakat pendukung jaringan semacam <a title="Network interface card" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Network_interface_card">network interface card</a>, <a title="Switch (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Switch&amp;action=edit&amp;redlink=1">switch</a>, atau <a title="Router" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Router">router</a>, menggunakan metode media access control diimplementasikan dengan menggunakan <a title="MAC algorithm (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=MAC_algorithm&amp;action=edit&amp;redlink=1">MAC algorithm</a>. Meskipun algoritma MAC untuk Ethernet dan Token Ring telah didefinisikan oleh standar IEEE dan tersedia untuk publik, beberapa algoritma MAC untuk Ethernet full-duplex dipatenkan oleh perusahaan pembuatnya dan pada umunya telah ditulis secara <a title="Hard-code (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hard-code&amp;action=edit&amp;redlink=1">hard-code</a> ke dalam <a title="Chip" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chip">chip</a> ASIC yang dimiliki oleh perangkat tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">ASIC memiliki beberapa tingkat kustomisasi, yaitu seberapa spesifik IC tersebut dirancang untuk memenuhi fungsi spesifik tertentu. Beberapa jenis tipe ASIC antara lain dapat dilihat pada tabel berikut:</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:justify;"><span><img class="aligncenter" title="Type ASIC" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2272/3715/400/untitled.png" alt="" width="400" height="170" /></span></p>
<p style="text-align:justify;">ASIC type full-custom merupakan IC yang dibuat tidak memiliki kesamaan dengan IC type lainnya sehingga setiap fungsi IC tersebut perlu dirancang satu persatu, berbeda dengan semi-custom yang menggunakan blok-blok fungsi yang tersedia dan menggabungkannya ke dalam satu rangkaian. Jenis lain adalah tipe programmable. Tipe ini memiliki gate-gate yang sudah tetap tersedia pada tempatnya dihubungkan dengan jalur-jalur koneksi yang dapat diprogram.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemilihan ketiga jenis ini didasarkan pada biaya dan waktu pembuatan. Sistem Programmable memiliki waktu pembuatan (turnaround time) lebih rendah dan cocok untuk tahap prototip, namun tidak cocok untuk produksi massal karena biayanya akan makin tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">ASIC didesain dengan beberapa alur yang dapat dilihat pada gambar berikut:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-US"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;"><img class="aligncenter" title="Alur Desain ASIC" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2272/3715/400/image004.0.png" alt="" width="400" height="317" /></span></span>1.  Design entry. Pada tahap ini dibuat HDL (Hardware Description Language) atau schematic berdasarkan kebutuhan pengguna.</p>
<p style="text-align:justify;">2.  Logic synthesis. HDL akan ditranslasikan ke bentuk netlist yang berisi deskripsi sel logika dan koneksinya.</p>
<p style="text-align:justify;">3.  Systempartitioning. Sistem akan dibagi-bagi (partisi) ke dalam blok-blok ASIC.</p>
<p style="text-align:justify;">4.  Prelayout simulation. Simulasi yang dilakukan sebelum layout, apakah sudah memenuhi kebutuhan awal.</p>
<p style="text-align:justify;">5.  Floorplanning. Penyusunan letak blok-blok netlist.</p>
<p style="text-align:justify;">6.  Placement. Penyusunan letak sel-sel di dalam blok.</p>
<p style="text-align:justify;">7.  Routing. Pembuatan interkoneksi antar blok dan sel.</p>
<p style="text-align:justify;">8.  Extraction. Penentuan Resistansi dan Kapasitansi pada koneksi<em>(route)</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">9.  Postlayout simulation. Simulasi yang dilakukan setelah penambahan koneksi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Contoh Spesifikasi ASIC (chip ISSP90)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">NEC elektronik mengeluarkan produk generasi selanjutnya dari Instant Silicon Solutions Platform<sup>TM</sup> (ISSP), berbasiskan teknologi fabrikasi 90 nm. Produk ini, mempunyai kelebihan yaitu performa yang tinggi dan penggunaan power yang rendah. Berikut ini adalah spesifikasi dari ISSP90:</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;text-align:justify;"><span lang="EN-US"><img class="size-full wp-image-22 alignright" title="Spesifikasi dari ISSP90" src="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/untitled.jpg?w=511&#038;h=480" alt="Spesifikasi dari ISSP90" width="511" height="480" /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="EN-US"><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:6pt;line-height:normal;text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Referensi</p>
<p>http://id.wikipedia.org/</p>
<p>http://www.radio-electronics.com/</p>
<p>http://tkjsmk3tegal.blogspot.com</p>
<p>http://zuljinrider.blogspot.com/</p>
<p>http://agungevi.wordpress.com/</p>
<p>http://repositoryhq.blogspot.com/</p>
<p>http://ajigps.blogspot.com/</p>
<p style="text-align:justify;">Download full paper : <a href="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/asic-sistem-waktu-nyata.pdf">Tugas IT Telkom ASIC &#8211; Sistem Waktu-Nyata</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adit279.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adit279.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adit279.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adit279.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adit279.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adit279.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adit279.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adit279.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adit279.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adit279.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adit279.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adit279.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adit279.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adit279.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adit279.wordpress.com&amp;blog=2034363&amp;post=51&amp;subd=adit279&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adit279.wordpress.com/2008/12/04/asic-application-specific-integrated-circuit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/888e1059b6c8786802e65d044cef40a7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adit279</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos1.blogger.com/blogger/2272/3715/400/untitled.png" medium="image">
			<media:title type="html">Type ASIC</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos1.blogger.com/blogger/2272/3715/400/image004.0.png" medium="image">
			<media:title type="html">Alur Desain ASIC</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/untitled.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Spesifikasi dari ISSP90</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Knapsack Problem dengan Algoritma Genetika</title>
		<link>http://adit279.wordpress.com/2008/12/03/knapsack-problem-dengan-algoritma-genetika/</link>
		<comments>http://adit279.wordpress.com/2008/12/03/knapsack-problem-dengan-algoritma-genetika/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 11:36:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adit279</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adit279.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[1. KNAPSACK PROBLEM Knapsack Problem merupakan suatu masalah bagaimana cara menentukan pemilihan barang dari sekumpulan barang dimana setiap barang mempunyai weight dan profit masing-masing, sehingga dari pemilihan barang tersebut didapatkan profit yang maksimum. Knapsack problem merupakan salah satu dari persoalan klasik yang banyak ditemukan dalam literatur-literatur lama dan hingga kini permasalahn tersebut masih sering ditemukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adit279.wordpress.com&amp;blog=2034363&amp;post=27&amp;subd=adit279&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>1. </strong><strong>KNAPSACK PROBLEM</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Knapsack Problem merupakan suatu masalah bagaimana cara menentukan pemilihan barang dari sekumpulan barang dimana setiap barang mempunyai weight dan profit masing-masing, sehingga dari pemilihan barang tersebut didapatkan profit yang maksimum.</p>
<p style="text-align:justify;">Knapsack problem merupakan salah satu dari persoalan klasik yang banyak ditemukan dalam literatur-literatur lama dan hingga kini permasalahn tersebut masih sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh nyata dari Knapsack Problem ini misalnya, jika ada seorang pedagang barang kebutuhan rumah tangga yang berkeliling menggunakan gerobak. Tentu saja gerobaknya memiliki kapasitas maksimum, sehingga ia tidak bisa memasukkan semua barang dagangannya dengan seenak hatinya. Pedagang tersebut harus memilih barang-barang mana saja yang harus ia angkut, dengan pertimbangan berat dari barang yang dibawanya tidak melebihi kapasitas maksimum gerobak dan memaksimalkan profit dari barang-barang yang ia bawa.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak algoritma yang dapat digunakan untuk menyelesaikan Knapsack Problem ini, misalnya Algoritma Brute Force, Branch and Bound, Greedy, dana lain-lain. Untuk tugas AI kali ini, kami akan mencoba menyelesaikan Knapsack Problem dengan menggunakan Algoritma Genetika.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. </strong><strong>ALGORITMA GENETIKA</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Algoritma genetika adalah algoritma komputasi yang diinspirasi oleh teori evolusi yang kemudian diadopsi menjadi algoritma komputasi untuk mencari solusi suatu permasalahan dengan cara yang alamiah. Algoritma ini dikembangkan oleh Goldberg yang terinspirasi dari teori evolusi Darwin yang menyatakan bahwa kelangsungan hidup suatu makhluk dipengaruhi oleh aturan &#8220;yang kuat adalah yang menang&#8221;. Darwin juga mengatakan bahwa kelangsungan hidup suatu makhluk dapat dipertahankan melalui proses reduksi, crossover, dan mutasi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-27"></span>Sebuah solusi yang dibangkitkan dalan Algoritma Genetika disebut sebagai kromosom, sedangkan kumpulan kromosom-kromosom tersebut disebut sebagai populasi. Sebuah kromosom dibentuk dari komponen-komponen penyusun yang disebuat sebagai gen dan nilainya dapat berupa bilangan numerik, biner, simbol atau pun karakter tergantung dari permasalahan yang ingin diselesaikan. Kromosom-kromosom tersebut akan berevolusi secara berkelanjutan yang disebut dengan generasi. Dalam tiap generasi, kromosom-kromosom tersebut dievaluasi tingkat keberhasilan nilai solusinya terhadap masalah yang ingin diselesaikan (fungsi_objektif) menggunakan ukuran yang disebut fitness.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk memilih kromosom yang tetap dipertahankan untuk generasi selanjutnya, dilakukanlah proses seleksi. Kromosom dengan nilai fitness tinggi akan memiliki peluang lebih besar untuk terpilih lagi pada generasi selanjutnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Offspring merupakan kromosom-kromosom baru yang dibentuk dengan cara melakukan perkawinan antar kromosom dalam satu generasi, atau sering disebut sebagai proses crossover. Jumlah kromosom yang mengalami crossover ditentukan oleh parameter Pcrossover. Mekanisme perubahan susunan unsur penyusun makhluk hidup akibat adanya faktor alam disebut dengan mutasi. Jadi, mutasi direpresentasikan sebagai suatu proses berubahnya satu atau leih nilai gen dalam kromosom dengan suatu nilai acak. Jumlah gen dalam populasi yang mengalami mutasi ditentukan oleh parameter Pmutasi. Setelah beberapa generasi akan dihasilkan kromosom-kromosom yang nilai gennya konvergen ke suatu nilai tertentu yang merupakan solusi terbaik yang dihasilkan oleh Algoritma Genetika terhadap permasalahan yang ingin diselesaikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Algoritma Genetika sangat cocok untuk menyelesaikan masalah optimasi dengan ruang lingkup yang besar, karena Algoritma Genetika selalu bergerak dengan mencari sejumlah solusi sekaligus, selama solusi tersebut masih bersifat feasible (tidak melanggar constraint). Dengan seting parameter yang tepat, diharapkan salah satu dari sekian banyak solusi yang dibangkitkan oleh Algoritma Genetika merupakan solusi optimum global.</p>
<p style="text-align:justify;">Akan tetapi, Algoritma Genetika ini juga masih memiliki kelemahan yaitu ketidakpastian untuk menghasilkan solusi optimum global, karena sebagian besar dari algoritma ini berhubungan dengan bilangan random yang bersifat probabilistik. Peranan programer disini adalah memaksimalkan probabilitas dalam menghasilkan solusi optimum global dengan cara membuat suatu skema pengolahan input argumen (fungsi fitness) dan  setting parameter yang tepat.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. </strong><strong>PENERAPAN ALGORITMA GENETIKA DALAM KNAPSACK PROBLEM</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berikut adalah pengolahan fitness dan setting parameter yang kami terapkan :<strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Representasi Barang</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kami merepresentasikan barang dalam dua array, dimana array pertama berisi weight (berat) barang, dan array kedua berisi profit (keuntungan) barang.</p>
<p style="text-align:justify;">Weight :</p>
<p style="text-align:justify;">1        2        3      4       5      6       7      8      9       10     11    12    13     14   15     16     17    18     19    20</p>
<table style="text-align:justify;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="601">
<tbody>
<tr>
<td width="31" valign="top">180</td>
<td width="31" valign="top">170</td>
<td width="31" valign="top">100</td>
<td width="31" valign="top">190</td>
<td width="31" valign="top">270</td>
<td width="31" valign="top">120</td>
<td width="31" valign="top">190</td>
<td width="31" valign="top">140</td>
<td width="31" valign="top">180</td>
<td width="31" valign="top">100</td>
<td width="31" valign="top">140</td>
<td width="25" valign="top">70</td>
<td width="31" valign="top">150</td>
<td width="31" valign="top">120</td>
<td width="31" valign="top">190</td>
<td width="31" valign="top">140</td>
<td width="25" valign="top">80</td>
<td width="31" valign="top">150</td>
<td width="31" valign="top">200</td>
<td width="31" valign="top">130</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">Profit :</p>
<p style="text-align:justify;">1        2        3      4       5      6       7      8      9       10     11    12    13     14   15     16     17    18     19    20</p>
<table style="text-align:justify;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="601">
<tbody>
<tr>
<td width="31" valign="top">200</td>
<td width="31" valign="top">150</td>
<td width="31" valign="top">90</td>
<td width="31" valign="top">220</td>
<td width="31" valign="top">250</td>
<td width="31" valign="top">80</td>
<td width="31" valign="top">170</td>
<td width="31" valign="top">120</td>
<td width="31" valign="top">190</td>
<td width="31" valign="top">70</td>
<td width="31" valign="top">160</td>
<td width="25" valign="top">110</td>
<td width="31" valign="top">120</td>
<td width="31" valign="top">160</td>
<td width="31" valign="top">220</td>
<td width="31" valign="top">140</td>
<td width="25" valign="top">120</td>
<td width="31" valign="top">110</td>
<td width="31" valign="top">160</td>
<td width="31" valign="top">18</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Constraint</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Adapun constraint yang kami gunakan dalam aplikasi ini adalah weight. Jadi,total berat dari sekumpulan barang yang dipilih tidak boleh melebihi kapasitas Knapsack.</p>
<p><strong>Encoding Kromosom</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk merepresentasikan kromosom, kami menggunakan array 1 dimensi yang berisi 1 atau 0.</p>
<p style="text-align:justify;">Misal :</p>
<p style="text-align:justify;">Kromosom : 1 0 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0</p>
<p style="text-align:justify;">Arti                : Barang 1, 4, 8, 9, 10, 12, 14, 16, 18 diambil</p>
<p style="text-align:justify;">Barang 2, 3, 5, 6, 7, 11, 13, 15, 17, 19, 20 tidak diambil</p>
<p><strong>Termination Conditions</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pencarian solusi berhenti jika terdapat &gt; 60% kromosom yang mempunyai nilai fitnes maksimum ATAU jumlah evolusi lebih besar limit evolusi yang telah ditentukan (jika jumlah evolusi &gt; 1000).</p>
<p><strong>Fitness Function</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pada evolusi di dunia nyata, individu bernilai fitness tinggi akan bertahan hidup. Sedangkan individu bernilai fitnesss rendah akan mati. Pada AG, suatu individu dievaluasi berdasarkan suatu fungsi tertentu sebagai ukuran niali fitness-nya. Pada aplikasi ini, fitness dihitung dengan menjumlahkan profit tiap barang yang masuk ke dalam knapsack. Jika berat total dalam satu kromosom lebih besar daripada kapasitas maksimum knapsack, maka  nilai fitnessnya diassign 0.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain dihitung nilai fitnessnya, dihitung pula berat total dari tiap kromosom untuk kemudian dilakukan pengecekan, dimana apabila ada kromosom yang berat totalnya melebihi kapasitas dari knapsack, maka akan dilakukan pencarian gen dalam kromosom tersebut yang bernilai 1 untuk diganti dengan nilai 0. Hal ini dilakukan terus menerus sampai dipastikan bahwa semua kromosom tidak ada yang melanggar constraint.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mencegah adanya individu yang dominan dalam suatu populasi (dalam pemilihan parent untuk dicrossover), maka diperlukan suatu fungsi Linier Fitness Ranking. Fungsi ini akan menurunkan perbedaan nilai fitness antar individu, sehingga perbedaan antara nilai fitness terbaik dengan nilai fitness terendah dapat diperkecil. Dengan begitu setiap kromosom memiliki kemungkinan untuk terpilih menjadi parent secara lebih merata (lebih adil).</p>
<p><strong>Selection Function</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Aplikasi ini menggunakan metode seleksi Roulette Wheel yang dikombinasikan dengan Elitism. Roulette Wheel merupakan suatu metode pemilihan kromosom untuk dijadikan parent, dimana komosom dengan fitness tinggi mempunyai peluang lebih besar untuk dijadikan parent. Sedangkan Elitism adalah suatu metode yang berguna untuk mempertahankan nilai best fitness suatu generasi agar tidak turun di generasi berikutnya. Dalam AG caranya adalah dengan mengcopykan individu terbaik (maxfitness) sebanyak yang dibutuhkan.</p>
<p><strong>Crossover</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Crossover merupakan proses mengkombinasikan bit-bit dalam satu kromosom dengan kromosom lain yang terpilih sebagai parent. Jumlah kromosom yang mengalami crossover ditentukan oleh parameter Pcrossover. Dimana Pcrossover ini kami assign sebesar 80%, karena kami mengharapkan 80% dari populasi mengalami crossover agar populasi individu menjadi lebih variatif.</p>
<p><strong>Mutation</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mutation diperlukan untuk mengembalikan informasi  bit yang hilang akibat crossover. Mutasi ini dilakukan pada tingkat gen, dan jumlah gen yang dimutasi kami batasi dalam suatu variabel Pmutasi sebesar 5%. Nilai ini kami rasa cukup karena semakin banyak gen yang dimutasi maka kualitas dari suatu individu bisa mengalami penurunan.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah dilakukan mutasi, kembali dicek untuk tiap kromosomnya apakah melanggar constraint atau tidak. Jika ada kromosom yang total beratnya melebihi kapasitas Knapsack, maka secara random, gen yang bernilai 1 akan diganti dengan 0 sampai kromosom tersebut tidak melanggar constraint. Jadi dapat disimpulkan, aplikasi kami akan selalu menemukan solusi.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/03.jpg"><img class="size-full wp-image-35 aligncenter" title="03" src="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/03.jpg?w=510&#038;h=586" alt="03" width="510" height="586" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. KESIMPULAN</strong></p>
<p>Adapun kesimpulan yang dapat kami ambil adalah :</p>
<ul>
<li>Penerapan Algoritma Genetika dalam      penyelesaian Knapsack Problem ini memiliki kelemahan yaitu ketidakpastian      untuk menghasilkan solusi optimum global. Hal ini berlaku untuk semua      kasus karena sebagian besar dari Algoritma Genetika ini berhubungan dengan      bilangan random yang bersifat probabilistik.</li>
<li>Aplikasi ini akan selalu menemukan solusi,      karena pengecekan apakah kromosom dalam suatu populasi dilakukan dua kali,      yakni ketika inisialisasi populasi awal dan ketika kromosom-kromosom telah      dimutasi.</li>
</ul>
<p><strong>5. DAFTAR PUSTAKA</strong></p>
<p>[1] Suyanto. 2005. <em>Algoritma Genetika Dalam Matlab</em>. Yogyakarta : Penerbit Andi.</p>
<p>[2] Suyanto. 2007. <em>Artificial Intellegence</em>. Bandung : Penerbit Informatika.</p>
<p>[3] Shrestha, Dipti dan Maya Hristakeva. <em>Solving the 0-1 Knapsack Problem with Genetic Algorithms</em>. USA : Computer Science Department, Simpson College.</p>
<p>[4] Permata, Anggi Shena. <em>Pemecahan Masalah Knapsack dengan Algoritma Branch And Bound</em>. Bandung : Institut Teknologi Bandung.</p>
<p><strong>LAMPIRAN</strong></p>
<p>Beberapa print screen aplikasi yang kami buat:</p>
<p><a href="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/021.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-36" title="021" src="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/021.jpg?w=510&#038;h=372" alt="021" width="510" height="372" /></a></p>
<p><a href="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/01.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-33" title="01" src="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/01.jpg?w=510&#038;h=372" alt="01" width="510" height="372" /></a></p>
<p><a href="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/laporan-kelompok-5-knapsack-problem.pdf"></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/adit279.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/adit279.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/adit279.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/adit279.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/adit279.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/adit279.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/adit279.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/adit279.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/adit279.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/adit279.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/adit279.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/adit279.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/adit279.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/adit279.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=adit279.wordpress.com&amp;blog=2034363&amp;post=27&amp;subd=adit279&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adit279.wordpress.com/2008/12/03/knapsack-problem-dengan-algoritma-genetika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/888e1059b6c8786802e65d044cef40a7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">adit279</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/03.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">03</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/021.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">021</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://adit279.files.wordpress.com/2008/12/01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">01</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
